Delapan rumah yang terletak di jalan SH Wardoyo, gang Pulau, RT 10, RW 3 kelurahan 7 ulu,kecamatan SU I terbakar sekitar pukul 15.00 WIB kemarin. Empat rumah ludes terbakar, sementara sisanya hanya terbakar sebagian. Empat rumah yang habis terbakar masing-masing milik, Faisal, Nazirin, Hasim Rahman dan Herman Syaputra. Kemudian empat rumah lagi yang terbakar sebagian diketahui kepunyaan Joni, Rohma, Syaifullah dan Hj Robiyah. Akibat peristiwa ini, sedikitnya 34 jiwa kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi di masjid dan sebagian tinggal di rumah kerabatnya.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, api berasal dari rumah Faisal.Namun belum diketahui persis apa yang menyebabkan munculnya api. ”Kejadiannya sangat cepat. Tiba- tiba api langsung membesar, karena posisinya berada di tengah-tengah, api langsung merambat ke rumah lainnya,” kata Ketua Rt 10,Mulka.
Hanya beselang 20 menit api berhasil dipadamkanoleh petugas pemadam yang mengerahkan 15 unit mobil pemadam dengan dibantu warga.Salah satu pemilik rumah yang rumahnya terbakar,Yusalina sempat syok akibat peristiwa ini.Sebab saat kejadian dirinya tidak berada di tempat.
Sementara di dalam rumah ada orang tuanya yang suadh renta. ”Kami waktu kejadian dak katek dirumah,dirumah cuman ado emak aku sudah tuo pulok, untung bae rumah aku cuma tebakar sebagian, kalo barang-barang masih biso diselametke,”tukasnya. Korban lain yang rumahnya ludes terbakar, Nazirin mengaku pasrah akibat peristiwa ini. ”Kami pasrah bae pak, rumah kami sudah abis, dak katek lagi barang yang biso diselametke,” katanya lirih.
Sementara itu Camat Seberang Ulu (SU) I Thabrani Rizki memastikan pemerintah akan membantu para korban. Saat ini mereka sedang mengumpulkan data korban.”Mereka kita data,nanti akan diberikan bantuan dari pemerintah kota, baik berupa uang tunai,sembako dan peralatan rumah tangga, data sementara sekitar 34 jiwa yang kehilangan tempat tinggal dari 9 kk,” kata Thabrani. Demikian catatan online blog Kebakalan yang berjudul Terbakar sebagian.
Harga Tiket Peswat Untuk Lebaran Naik 200 Persen
7 tahun yang lalu